dijualdaihatsu grandmax pic up tangan pertama dari baru pemakaian 2021 uang muka 9 juta credit kita bantu sampai selesai & berkas kita bantu lengkapi mobil bagus dan sangat terawat mobil bisa keluar batam atau bayar ppn stnk bpkb lengkap boleh dicek ditempat pajak hidup ac dingin dan sejuk mobil seperti baru mulus dan sangat terawat hubungi alamat kita ruko taman eden no 10-12 batam center RukoBatam Center Park Blok B1 No. 18 Batam Center (5 Menit dari Bandara Hang Nadim Batam) 0813 7408 7001 Bramasta Rentcar, merupakan jasa penyewaan mobil Kota Batam Kepulauan Riau, baik untuk keperluan Bisnis, Wisata, Meeting, Dinas maupun kunjungan ke daerah-daerah ataupun sebagai sarana transportasi untuk transit ke negeri tetangga seperti Karenaada huruf "X"-nya, maka mobil ini tidak boleh keluar Batam. Sedangkan mobil tanpa huruf "X" bisa keluar-masuk Batam dengan bebas. Tetapi mobil tanpa huruf "X" ini berasal dari Indonesia dan berharga Indonesia. Jadi pasti lebih mahal dari mobil2 ex-Singapura. Aku jadi membayangkan, seandainya mobil2 murah ini bisa masuk KesanTentang PSStore Batam Saat Beli HP. Sebenarnya HP saya masih bagus, sehingga saya nggak perlu beli smartphone baru. Namun, teman anak saya minta tolong untuk dibelikan Iphone. Saya tidak memiliki pengalaman banyak soal membeli Iphone, apalagi yang sudah secondhand. Maka saya memutuskan membelinya di PSStore Batam. Nahmungkin itu yang ane bahas di kesempatan ini, di garis bawahi bahwa mobil mobil diatas tidak bisa keluar batam yaa, kalo ada saran apalagi yang mau dibahas boleh ramaikan komentar terimakasih dan CMIIW. Quote: Janganlupa Mampir gan Serba Serbi Plat Bp dan keistimewaannya | Tahukah Agan diBatam tidak ada PLN Persero? Ajukansurat permohonan rekomendasi pengeluaran barang dari Batam ke TLDDP di BP Batam; Apabila tidak ada manifes maka tidak bisa membuat PPFTZ-03. Dengan mendaftarkan melalui aplikasi Mobile Bea Cukai atau website www.beacukai.go.id. Pajak yang dibayarkan BM 10%, PPN 11%, dan PPH 10% (ada NPWP), 20% (tidak ada NPWP). . Suara Sumatera - Sejumlah kendaraan di Kota Batam, Kepulauan Riau Kepri tidak bisa keluar dari Pulau Batam dengan bebas. Hal tersebut sesuai peraturan pemerintah setempat. Namun, ada aturan baru terkait kendaraan yang tidak diperbolehkan keluar dari Batam. Aturan ini berlaku bagi kendaraan dengan dua huruf terakhir pada plat nomor yang mengandung huruf X, Z, V, atau U. Mengutip keputusan ini diambil untuk menertibkan peredaran kendaraan yang masuk ke Batam tanpa dikenakan Bea Masuk dan Pajak Pertambahan Nilai PPN. Selain itu, kendaraan dengan plat nomor yang mengandung huruf X dan Z merupakan mobil bekas yang diimpor dari luar negeri, terutama bekas Singapura. Baca JugaCek Harga Pangan Menjelang Lebaran Bareng Ganjar dan Zulhas, Jokowi Turun Semuanya Sejak tahun 2011, kendaraan dengan plat nomor X diwajibkan untuk diregistrasi ulang, dan huruf X digantikan dengan huruf Z. Contoh dari plat nomor ini adalah BP 123 XJ yang berubah menjadi BP 123 ZJ. Sementara itu, kendaraan dengan plat nomor yang mengandung huruf V adalah kendaraan yang diimpor secara Completely Built Up CBU, seperti BP 123 AV atau BP 123 VK. Terakhir, kendaraan dengan plat nomor yang mengandung huruf U merupakan kendaraan umum seperti taksi, angkot, minibus, dan sejenisnya, misalnya BP 123 UH atau BP 123 BU. Aturan ini diberlakukan guna memastikan kendaraan yang masuk ke Batam telah memenuhi kewajiban perpajakan dan bea masuk yang berlaku. Pemerintah Kota Batam berharap aturan ini dapat meningkatkan penerimaan pajak serta mengurangi peredaran kendaraan ilegal yang berpotensi merugikan perekonomian daerah. Baca JugaDisebut Bayi Besar, Netizen Bandingkan Tinggi Wonyoung IVE dan Taeyeon SNSD Masyarakat diimbau untuk mematuhi aturan ini dan segera melaporkan kendaraan yang melanggar aturan ke pihak berwenang. Diharapkan, kebijakan ini untuk menciptakan tata kelola kendaraan yang lebih baik di Batam dan mendukung pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan. Mobil bekas bisa kita dapatkan dengan impor dari luar negeri Jakarta – Bicara selera mobil, tidak semua model yang tersedia di Indonesia bisa memenuhi hasrat seseorang, khususnya penggila otomotif. Carmudian yang ingin punya mobil lawas tapi tidak ada di Indonesia terpaksa harus mendatangkan secara impor. Namun demikian, prosedur mendatangkan mobil bekas dari luar negeri itu tidak gampang lho. Kasus ini sedikit mirip apabila kita juga ingin membeli mobil bekas eks kedutaan asing atau badan internasional yang ada di Indonesia. Kita perlu mengurus birokrasi bea cukai yang terkenal rumit dan kadang berbelit-belit. Memang, impor mobil bekas dari luar negeri terdapat sedikit kelonggaran di beberapa daerah tertentu saja, misalnya dari Papua atau Sabang. Itulah mengapa, hampir tidak ada diler atau makelar mobil yang bersedia melakukan bisnis mobil bekas dari luar negeri. Prosedur yang begitu sulit saat mendatangkan mobil bekas dari luar negeri ini biayanya ditaksir mencapai sekitar dua kali lipat dari harga mobilnya. Sebab, pemerintah RI melarang importasi kendaraan bermotor bekas oleh dan untuk kepentingan pribadi. Importasi kendaraan bekas hanya dibolehkan untuk kendaraan niaga truk kapasitas angkut diatas 5 ton dan bus full sized. Ada beberapa cara untuk tetap memiliki mobil bekas yang diimpor langsung dari luar negeri. Pastinya, kita perlu memahami alur untuk mendatangkan kendaraan tersebut via bea cukai. Kita juga wajib membayar beberapa biaya pajak hingga mutasi kendaraan. Saat memutuskan beli mobil bekas dari luar, kita juga perlu menentukan jenis mobilnya. Sebab, aturan pajak kendaraan dan PPnBM akan menghitung kapasitas dari mesin mobil itu. Mobil dengan mesin di atas cc bea masuknya sangat tinggi. Pemerintah mengkategorikan mobil penumpang seperti ini sebagai mobil mewah. Di luar bea masuk dan PPnBM, pajak kendaraan yang dikenakan juga lumayan mahal. Isi KontenAturan Kementerian Perindustrian Soal Impor Mobil BekasBeli Mobil Bekas Impor via BatamBeli Mobil Bekas Kedutaan AsingBeli via Lelang Bea CukaiBaca JugaMobil Bekas di Bawah Rp 100 Juta, Banyak Model yang Ganteng Aturan Kementerian Perindustrian Soal Impor Mobil Bekas Impor barang modal bekas bisa dilakukan asal memenuhi persyaratan yang berlaku. Dasar hukumnya dimuat dalam Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 14 tahun 2016 tentang Kriteria Teknis Impor Barang Modal Dalam Keadaan Tidak Baru. Permenperin ini diterbitkan sebagai tindak lanjut Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 127 tahun 2015 tentang Ketentuan Impor Barang Modal Dalam Keadaan Tidak Baru. Barang modal yang dimaksud adalah barang sebagai modal usaha atau untuk menghasilkan sesuatu yang masih layak dipakai atau untuk direkondisi, remanufakturing, atau difungsikan kembali. Jenis barang modal bekas yang dapat diimpor meliputi untuk kebutuhan kelompok industri alat transportasi darat, industri maritim, industri elektronika dan telematika, serta industri permesinan. Perusahaan yang diperbolehkan impor barang modal bekas, di antaranya wajib memiliki izin usaha industri, profil perusahaan, rencana dan alasan pemanfaatan barang modal bekas. Berdasarkan dua peraturan tersebut bisa kita simpulkan bila pemerintah hanya memberi lampu hijau impor kendaraan yang bukan pemakaian pribadi. Regulasi yang ada melarang impor mobil bekas utuh. Itulah mengapa banyak pedagang mensiasati dengan mobilnya dimutilasi atau dipreteli terlebih dahulu supaya bisa dianggap spare part. Beli Mobil Bekas Impor via Batam Melakukan tes jalan sebelum membeli mobil bekas Mobil bekas impor sebenarnya hanya dapat dipakai di kawasan Indonesia yang telah ditetapkan sebagai kawasan Bonded Zone/Zona Bebas yaitu Sabang, Batam dan Papua. Mobil dari tiga wilayah tadi sudah tidak boleh di keluarkan ke daerah lain. Beberapa wilayah di Indonesia mendapat pengecualian dari bea cukai soal impor kendaraan bekas dari luar negeri yaitu di Sabang Aceh, Batam, dan Papua. Bila memang kita sudah sangat ingin beli mobil bekas impor, bisa di tiga wilayah tadi. Setidaknya, prosedur yang perlu dijalani tidak sesulit bila mendatangkan langsung dari luar negeri. Berdasarkan pengalaman beberapa pemilik, mereka bisa mendatangkan mobil impor bekas secara legal. Kuncinya, kita perlu mengetahui terlebih dahulu persyaratan dari bea cukai. Nantinya, kita ikuti aturan yang ada soal mutasi mobil dari wilayah bebas bea cukai tadi. Untuk mobil impor dari wilayah Papua, persyaratannya yaitu setelah digunakan selama tiga tahun baru bisa dibawa keluar Papua. Prosedur selanjutnya sama seperti saat kita mutasi mobil pada umumnya. Dahulu, bila kita membeli via Batam dan Sabang, akan dikenakan biaya pajak 300 persen. Namun sekarang mobil dari Batam tidak bisa keluar dari daerah tersebut. Sementara itu, mobil dari Sabang hanya bisa keluar sampai Aceh dengan kuota tertentu dari Depdag dan Pemda setempat. Hal yang membuat ribet itu biasanya bila kita memesan via makelar yang tidak dikenal baik. Mereka tidak jarang selalu mengatasnamakan bea cukai kalau mau minta uang lebih dari kita. Pada 2007 sempat ada program pemutihan dari pihak bea cukai dan Kepolisian untuk melakukan registrasi atas kendaraan bermotor yang “bodong” yang dimasukkan dari Sabang, Batam dan Papua. Saat itu banyak kendaraan beredar dengan nomor polisi pinjaman tanpa Form B dan BPKB. Form B dikeluarkan oleh bea cukai sebagai bukti bahwa kendaraan tersebut telah lunas pajak-pajaknya. Kemudian form B tersebut diteruskan ke Kepolisian untuk menerbitkan STNK dan BPKB-nya. Kini, hanya mobil impor bekas dari Papua saja yang bisa keluar dari wilayah itu. Beli Mobil Bekas Kedutaan Asing Volvo 960 bekas mobil pejabat negara dan kedutaan asing Cara lainnya yang bisa kita lakukan yaitu beli dari Kedutaan asing. Tidak jarang, kantor Kedutaan memakai kendaraan yang diproduksi oleh negara mereka dan tidak ada ada di Indonesia Importasi kendaraan bermotor oleh Perwakilan Negara Asing dan Badan Internasional memang bebas bea masuk. Namun saat dipindahtangankan kepada masyarakat sipil, penerima harus melunasi bea masuk dan pajak impor berupa PPN, PPh pasal 22, dan PPnBM. Menghitung nilai pabean diperoleh dengan cara mengalikan harga kendaraan bermotor resmi di pasaran dalam negeri dengan besaran penyesuaian. Sedangkan angka penyesuaian mencakup komponen tarif bea masuk, PPN impor, PPnBM inpor, PPh pasal 22, serta pengeluaran biaya lain. Saat ingin membeli mobil eks Kedutaan, kita perlu menghitung tarif penyesuaian yaitu 48,48% dari harga mobil. Selanjutnya, tarif bea masuk nilainya 50% dari tarif penyesuaian. Dengan berbagai perhitungan PPN dan sebagainya, maka besarnya BM dan PDRI yang harus dibayar atas pemindahtanganan kendaraan bermotor mencapai sekitar 50% dari harga mobil tadi. Beli via Lelang Bea Cukai Cara anti ribet yang bisa kita gunakan apabila ingin mendapatkan mobil bekas yang diimpor langsung dari luar negeri yaitu ikut lelang. Sering kali Direktorat lelang dan kekayaan negara melakukan lelang kendaraan khusus untuk harta tak bertuan yang telah berada di entry-port pelabuhan wilayah kepabeanan. Lelang biasanya dilakukan setelah barang mengendap selama 3 hingga 5 tahun pajak dengan pembelian minimal 1-lot. Jumlah pembelian biasanya terdiri dari 6 hingga 10 unit dan ditentukan unitnya oleh panitia lelang negara. Alternatif lain untuk importasi kendaraan bermotor bekas ke dalam wilayah RI ada bila memiliki kenalan Diplomat atau warga negara Indonesia yang akan kembali dari tugas ke luar negeri. Sejak tahun 2001 peraturan membolehkan untuk bisa bawa 1 unit kendaraan sebagai barang pindahan. Penulis Yongki Sanjaya Editor Dimas Baca Juga Mobil Bekas di Bawah Rp 100 Juta, Banyak Model yang Ganteng Post Views 23,288 Banyak orang yang senang berburu berbagai barang di Batam, termasuk untuk mencari mobil. Karena harga mobil di Batam tidak semahal di kota-kota lain. Batam juga menyediakan berbagai mobil yang dikirim dari luar negeri ataupun mobil bekas dalam negeri. Oleh karenanya, banyak orang yang melakukan perjalanan ke Batam untuk mencari mobil idaman mereka. Namun kemudian banyak orang yang mulai enggan berburu mobil murah di batam karena sulitnya akses dan banyaknya persyaratan. Oleh karenanya, penting untuk mengetahui cara untuk membawa mobil bekas Batam bisa keluar Batam di bawah ini. Cara Membawa Mobil Bekas Batam Bisa Keluar Batam Untuk membawa mobil bekas Batam bisa keluar Batam, terdapat beberapa hal yang perlu diketahui, yaitu 1. Memeriksa kelengkapan surat menyurat dalam berburu mobil murah di Batam adalah suatu kewajiban. Karena tanpa kelengkapan surat yang jelas, akan mempersulit urusan anda untuk membeli mobil tersebut. 2. Memeriksa kelengkapan administrasi dan pembayaran. Maksudnya, pembeli harus melakukan pengecekan dari mobil tersebut, termasuk pembayaran pajak. Ini penting untuk dilakukan dalam cara beli mobil dari Batam. Karena bila ternyata pembayaran pajak belum dilakukan, anda dapat mempertanyakannya kepada si pemilik atau si penjual. Dan bila ternyata sudah dilakukan pembayaran, maka lanjutkan ke proses yang selanjutnya. Catatan Pembayaran PPN 10% Hanya 1x Seumur Hidup untuk Mobil tsb 3. Setelah yakin dengan segala kelengkapan data dan pembayaran PPN 10% atau mobil sudah dipastikan bisa keluar batam, maka bisa melakukan pengurusan surat jalan di kantor polresta barelang dengan membawa kelengkapan surat-surat seperti SIM, STNK, BPKB, dan Surat Pembayaran PPN. Nanti petugas di polresta barelang yang akan mengecek kesesuaian berkas dengan kendaraan, jika persyaratan sudah lengkap dan terpenuhi, maka surat jalan bisa dikeluarkan. 4. Anda perlu mengetahui jenis plat mobil yang akan dibeli di Batam. Karena tidak semua jenis plat mobil dapat keluar dari Batam. Hal ini memang agak berbeda dengan membeli mobil bekas Bintan. Karena caranya yang lebih mudah diikuti. Namun untuk mengetahui beberapa mobil dengan plat nomor yang dapat dibawa keluar dari Batam, simaklah informasi berikut. Pilih Plat Nomor Mobil Bekas Batam Bisa Keluar Batam Di Batam terdapat beragam jenis plat nomor mobil, namun tidak semua mobil dengan plat dapat anda beli. Karena terdapat beberapa peraturan yang mengaturnya. Untuk mengetahui plat nomor mobil bekas Batam bisa keluar Batam, simaklah informasi berikut 1. Plat nomor selain Y,V,X,U dan Z Plat nomor mobil selain huruf Y,V,X,U dan Z berarti mobil tersebut adalah mobil lokal. Maksudnya, mobil ini adalah mobil yang dikirimkan dari Jakarta oleh dealer. Dengan kata lain, mobil ini adalah mobil baru. Maka dari itu, mobil ini dapat dibawa untuk keluar dari Batam, namun tetap harus dilakukan pengecekan terlebih dahulu. Pengecekan yang dilakukan berupa pengecekan ppn, jika ppn sebesar 10% sudah dibayarkan. 2. Plat Y Mobil dengan plat yang dapat di bawa keluar Batam berikutnya adalah mobil dengan plat Y. Contohnya BP 1203 YU atau BP 7856 YM. Mobil ini adalah mobil mutasi dari Jakarta yang kemudian diberikan plat BP. Untuk mengetahui apakah ini benar mobil mutasi dari Jakarta atau tidak. Lakukanlah pengecekan pada STNK atau pada lembar pajak mobilnya. Dan satu hal lagi, mobil dengan plat Y ini adalah mobil yang dapat dibawa keluar dari Batam. Serta, tidak perlu lagi untuk melakukan pembayar ppn 10%. Jika tidak ingin bingung dalam mencari mobil bekas Batam bisa keluar Batam, karena telah hadir solusi masalah mobil bekas batam terbaik. 3. Plat nomor V,X,U dan Z Untuk mobil dengan plat nomor V,X,U dan Z sudah dapat dipastikan, mobil ini tidak dapat dibawa keluar dari Batam. Karena mobil sudah memiliki peruntukkannya masing-masing. Contohnya, mobil dengan plat nomor BP 7856 UH atau BP 4258 PU adalah mobil angkutan umum. Bila mobil yang dibeli adalah mobil yang berplat nomor Z mobil tersebut pun tidak dapat di bawa keluar dari Batam, karena mobil tersebut adalah mobil impor dari luar negeri. Mobil tersebut awalnya mobil berplat nomor X yang kemudian di registrasi ulang dan berubah plat menjadi Z. Bila sudah mengetahui cara membawa mobil bekas batam bisa keluar batam, maka anda dapat segera membeli mobil yang diinginkan. Namun jangan lupa untuk mengecek kondisi mesin mobil tersebut. Sehingga mobil ini dapat digunakan di kota asal anda dan cukup bertahan lama sampai ingin menggantinya di kemudian hari. Inilah akhir dari informasi ini, semoga informasi ini dapat bermanfaat dan berguna untuk anda. Terimakasih sudah membaca. Jika ada yang perlu di ralat atau ditambahkan, bisa memberikannya di komentar, jika perlu, nantinya bisa saya tambahkan ke Artikel juga bagi kalian yang mau cari mobil bekas, bisa juga melalui SEVA Tempat Mobil Online . Jangan lupa Share ya! Kendaraan yang berlalu lalang keluar Batam menggunakan Kapal Roro dari Pelabuhan Punggur. Khusus mudik Lebaran, kendaraan FTZ boleh keluar Batam, tapi ada syaratnya. Foto Alamudin/ Kepri. Kepri - Ada kabar gembira untuk warga Batam, khusus mudik Lebaran, kendaraan FTZ bisa keluar Batam. Tahun ini pemerintah telah memperbolehkan masyarakat melakukan perjalanan mudik saat Lebaran. Masyarakat Batam yang berencana mudik menggunakan mobil atau kendaraan pribadi lainnya ke kampung halaman tidak perlu khawatir. BACA JUGA Syarat Balik Nama Kendaraan Bermotor dan Biayanya, Cek! Bea Cukai Batam memberikan dispensasi bagi kendaraan berstatus free trade zone FTZ dapat dibawa keluar Batam untuk mudik Lebaran. Seperti diketahui, kendaraan yang ada di Batam kebanyakan berstatus FTZ, sehingga menjadi barang yang tidak bisa dibawa keluar Batam. BACA JUGA Masyarakat Kepri Kini Bisa Bayar Pajak Kendaraan dari Mana Saja Kepala Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi, Bea Cukai Batam, Muhammad Rizki Badilah mengatakan pada umumnya mobil kendaraan FTZ yang belum melakukan kewajiban pembayaran kepabeanan tidak bisa melakukan perjalanan ke luar daerah. "Tapi untuk peringatan hari raya keagamaan kami memiliki kebijakan tertentu untuk kendaraan fasilitas FTZ bisa keluar dengan ketentuan yang ketat," kata Rizki kepada Kepri, Kamis 14/4. BACA JUGA Cara Merawat Mesin Kendaraan, Wajib Dilakukan Biar Tahan Lama Kata dia, secara mekanisme ada ketentuan yang dapat ditempuh untuk melakukan pengeluaran kendaraan sementara terbatas yang digunakan untuk mudik atau perayaan keagamaan. Batam, Batamnews - Warga Batam, Kepulauan Riau, yang hendak mudik Lebaran, bisa menggunakan kendaraan yang berfasilitas Free Trade Zone FTZ ke luar Batam meskipun belum membayarkan kewajiban PPN 10 persen. Kepala Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi, Bea Cukai Batam, Muhammad Rizki Baidillah menyebutkan, pada umumnya untuk kendaraan FTZ yang belum membayar kewajiban PPN 10 persen tidak bisa diperbolehkan untuk dibawa keluar daerah Kota Batam. Menurutnya, kebijakan tersebut bukan hanya dari Bea Cukai Batam saja melainkan juga dari beberapa instansi yaitu BP Batam dan juga kepolisian. Ia mengingatkan, kendaraan FTZ yang akan dibawa keluar daerah tidak boleh dalam keadaan mati pajak. Untuk diketahui, kendaraan yang tidak bisa dibawa ke luar daerah FTZ adalah yang memiliki seri pelat nomor Z dan Cara Bawa Kendaraan Bermotor Keluar Batam Simak SyaratnyaAda aturan khusus untuk membawa kendaraan keluar Batam atau Kepulauan Riau karena Batam berstatus FTZ. Foto ilustrasi mobil antre di kapal roro di Pelabuhan Punggur Batam untuk dibawa keluar Batam. BATAM - Simak prosedur dan tata cara membawa kendaraan baik roda empat maupun roda dua keluar dari Batam. Misalnya Anda ingin membawa kendaraan dari Batam ke Jakarta, atau dari Batam ke Medan, atau ke Padang, maka ada aturan khusus sebelum melakukannya. Untuk mengeluarkan kendaraan bermotor pribadi keluar kawasan bebas Batam, hal yang pertama dilakukan adalah mengurus dokumen agar mobil batam bisa keluar infoHarga mobil batam yang murah membuat banyak orang luar batam yang ingin mengetahui cara membeli mobil batam, tentu saja caranya tidak mudah, karena harus ada prosedur dan syarat-syarat yang harus dipenuhi. Banyak orang yang berburu mobil murah di batam walau tidak semua mobil yang bisa di bawa keluar, hanya mobil dengan plat tertentu yang bisa di bawa. Plat mobil yang bisa keluar batamUntuk membawa mobil agar bisa keluar batam setidaknya anda mengetahui jenis plat mobil yang ada di kota Batam. Mobil Batam Plat ZTahun 2011, di Batam diadakan registrasi ulang semua kendaraan Plat X untuk menertibkan administrasi kendaraan di Batam yang saat itu banyak bermasalah. Cara beli mobil dari jenis plat mobil yang akan di beli di Batam, apakah bisa dibawa keluar Kota Batam atau tidak2. Leave a Reply Suasana Pelabuhan ASDP Roro Telaga Punggur. Foto ist BATAM, – Selama ini banyak masyarakat beranggapan bisa membawa kendaraan berfasilitas Free Trade Zone FTZ ke luar Batam. Ternyata tak gampang. Ada persyaratan yang harus “dilalui”. Kepala Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi, Bea Cukai Batam, Muhammad Rizki Baidillah mengatakan, banyak warga Batam, Kepri, yang salah persepsi hendak mudik lebaran, bisa menggunakan kendaraan yang berfasilitas Free Trade Zone FTZ ke luar Batam. Katanya tidak segampang itu membawa kendaraan ke luar Batam. “Memang secara regulasi tidak memungkinkan, tapi ada beberapa kendaraan yang keluar selama ini, jatuhnya kebijakan, tapi syaratnya ketat. Tak segampang itu,” tegas Rizki, kepada wartawan, Senin 18/4. Rizki menegaskan, untuk kendaraan FTZ yang belum membayar kewajiban PPN 10 persen tidak diperbolehkan untuk dibawa keluar dari Kota Batam. Untuk peringatan hari raya keagamaan, maka kendaraan khusus FTZ mendapatkan kebijakan tertentu untuk keluar daerah kepabeanan. Tapi kebijakan tersebut bukan hanya dari Bea Cukai Batam saja, melainkan juga dari beberapa instansi yaitu BP Batam dan juga kepolisian. “Sekali lagi, kebijakan ini syaratnya ketat. Harus ada induk organisasi atau paguyuban yang teregister. Tidak bisa individu atau perorangan, kemudian izin dari BP Batam, izin dari Kepolisian, dan ini akan dilakukan verifikasi mendalam,” imbuhnya. Kemudian, lanjutnya, setelah ada penjamin bahwa kendaraan akan masuk kembali baru rekomendasi dikeluarkan oleh BP Batam. Ia mengingatkan, kendaraan FTZ yang akan dibawa keluar daerah tidak boleh dalam keadaan mati pajak, serta yang memiliki seri plat nomor Z dan V.san

mobil batam tidak bisa keluar